Ngoding jadi pusing karena lupa.

Breaking

Showing posts with label DATABASE. Show all posts
Showing posts with label DATABASE. Show all posts

Thursday, February 21

February 21, 2019

Skill pertama yang harus anda miliki

Skill pertama yang harus anda miliki jika ingin menjadi seorang PROGRAMMER dengan cara otodidak akan saya bahas dengan bahasa dan dengan segenap pengalaman yang sudah saya alami sendiri di dalam artikel berikut ini.

Hai kalian para pembaca yang merasa masih newbie, masih nubb, masih bau kencur seperti saya (penulis) di bidang Pemrograman. Selamat, anda sedang membaca artikel yang tepat. Kenapa saya katakan tepat, karena dengan adanya Artikel ini, saya harap anda akan menjadi lebih baik.

Tukang ngomong.
Alasan saya membuat tulisan ini, sangat sederhana. Supaya kita semua bisa menjadi pemula yang tidak benar - benar kosong di bidang pemrograman. Ok, langsung aja yok apa sih Skill pertama yang harus kita miliki jika kita ingin menjadi salah satu orang yang bisa menyandang gelar ProGrammer.

Yang utama dan paling utama adalah Skill yang hanya bisa anda lakukan sendiri, karena skill ini biar bagaimanapun sejauh yang saya tau, belum pernah ada tutorialnya, kalaupun ada. mungkin hanya menjelaskan tentang kulitnya saja.

Apakah skill itu ?
Skill ini saya beri nama skill GOOGLING.

Yang mau skip membaca silahkan, yang mau lanjut, ayo lanjut bacanya.

Kenapa saya katakan skill GOOGLING. karena skill ini adalah skill yang sangat sulit untuk di ajarkan. Skill ini hanya bisa Bangkit dari diri seseorang yang benar - benar sudah mahir menggunakan GOOGLE dan juga mahir memilah dari hasil yang sudah diberikan GOOGLE.

Untuk calon programmer, ada skill tambahan yang perlu di kuasai setelah pandai memilah, yaitu tidak boleh takut untuk mencoba atas hasil yang sudah diberikan oleh GOOGLE (walaupun mungkin menyesatkan).

Selain itu, kenapa saya katakan ini adalah SKILL UTAMA yang harus dimiliki. Hal ini sangat mempengaruhi cara anda bertanya jawab di dalam suatu forum.

Ilustrasi :

PRO :
#Ask #Android Studio #RecyclerView
Permisi, saya ingin bertanya tentang RecyclerView, saya sedang mencoba untuk membuat event clik untuk setiap data yang akan di tampilkan oleh RecyclerView.
Saya sudah mencoba tutorial dari  tutorial ini, dan ini Namun masih tidak bisa. malah muncul NullPointerExeption.
Dan berikut ini Error yang dimunculkan.
Mohon bantuannya ya.


Ilustrasi :

SUPER NUB :
Om, bagi link tutorial RecYclerview donk.

Another one Ilustrasi :
The Power OF NUB :
Om, bagi source code Recyclerview donk.
Tenang, uang pulsa ada kok 10K.


Itu ada tiga contoh ilustrasi pertanyaan yang di lemparkan ke suatu forum yang sebenernya kurang lebih sama. hanya berbeda cara menyampaikannya. hanya saja, untuk mendapatkan pertanyaan yang nampak lebih baik, seperti pertanyaan yang pertama, Anda harus sudah menguasai skill GOOGLING dan add-on nya (Mencoba).

Coba renungkan, anda itu tipe yang mana ?

Jika anda sudah termasuk tipe yang pertama, selamat anda sudah termasuk menguasai skill GOOGLING.

Jika anda masuk ke kategori kedua dan ketiga. sebaiknya anda harus menguasai skill GOOGLING ini terlebih dahulu.


Halah, kebanyakan BACOT  omong doank !

Sepengalaman saya sebagai salah satu warga di suatu forum, walaupun bobot pertanyaannya dari 3 pertanyaan tadi, tapi yang akan di bantu di jawab adalah pertanyaan no 1.

Pertanyaan no 2 dan 3 akan di jawab, dengan jawaban : GOOGLING dulu sanah.
Palingan kalo lagi hoki aja pertanyaan no 2 dan 3 akan di jawab.

Ok, next
Benefit lainnya jika anda sudah menguasai skill ini, anda bisa menemukan solusi lebih cepat.

KENAPA ????

Ya banyangin aja, jika anda bertanya ke suatu forum dengan jumlah mencapai 1000 orang, anggap deh 800 orangnya sudah PRO semua, dari sisa 200 orang ini, apakah cuman anda yang akan bertanya ?
Tentu tidak, jika anda bertanya ke forum, pertanyaan anda bisa saja tertimbun dengan pertanyaan lain, dan lebih parahnya lagi, tertimbun oleh postingan yang tidak ada hubungannya di forum tersebut (link pemersatu bangsa misalnya). Nah selain itu, karena tipe pertanyaan yang anda tuliskan kemungkinan akan menjadi tipe 2 atau 3, maka para orang yang 800 tadi juga akan mengabaikan pertanyaan anda. Belum lagi jika ternyata di jawabnya setelah 1 jam anda bertanya, mngkin anda sudah lupa tadi bertanya apa.


Tapi jika anda sudah menguasai skill GOOGLING, anda tidak akan bertanya ke forum, anda akan langsung bertanya ke GOOGLE, dan mencoba, jika beruntung masalah anda akan langsung kelar, jika belum beruntung dan anda harus bertanya ke forum, maka pertanyaan anda akan menjadi pertanyaan dengan tipe no 1. Dan dengan pertanyaan tipe 1 ini, kemungkinan akan langsung di jawab akan sangat tinggi. 

Jadi gimana dengan skill ini ?
Masih mau mengabaikannya ?

Ok, semoga setelah membaca omongan dari Nub seperti saya ini, anda bisa menjadi lebih pro.
Silahkan tinggalkan saran dan komentar, supaya saya yang Nub ini bisa menjadi PRO juga.

Terimakasih banyak.

Saturday, November 24

November 24, 2018

DESIGN DATABASE PROJECT POS (Point of Sales)

Sebelumnya saya sudah mengatakan, jika saya akan membuat catatan tentang bagaimana saya membuat aplikasi Point of Sales sederhana dan memiliki beberapa fitur yang sudah saya sebutkan sebelumnya di catatan saya yang ini.

Ok, untuk memulainya saya awali dengan melakukan design databasenya terlebih dahulu. Saya sadar saya bukan designer yang baik, tapi saya mencoba mendesign database untuk project ini sesuai dengan apa yang sudah saya sebutkan fitur apa saja yang akan dimasukkan kedalam project ini.


Langsung saja saya Create database dengan nama "pos".
Click gambar untuk memperbesar gambar

Selanjutnya silahkan import file pos.sql yang bisa di download dari sini ke dalam database yang baru saja dibuat.

link yang baru saja saya tuliskan adalah link dimana project yang saya catat ini akan saya letakkan. sehingga anda bisa dengan mudah untuk mendownloadnya. Untuk file pos.sql saya letakkan di dalam folder database.

berikut ini adalah sketsa dari relasi yang saya buat antara semua table yang sudah saya buat.
Click gambar untuk memperbesar gambar
saya akan jelaskan kenapa untuk sebuah aplikasi PoS sederhana butuh table sebanyak itu.
saya akan jelaskan table per table nya. (Semoga tidak salah dan tidak membosankan).

1. History 

table ini saya buat untuk mencatat apa saja yang sudah di lakukan oleh pengguna (admin ataupun kasir) terhadap data. Jadi nantinya ketika si user melakukan update data ataupun insert data maka akan di catat ke dalam table ini. supaya jika suatu saat ada data yang berubah, bisa di deteksi siapa sih yang melakukan itu. 
field kode disitu di gunakan untuk menyimpan kode dari data yang di insert / pun dirubah.

create_at akan otomatis mengambil time dari komputer ketika data di simpan.
create_by akan menyimpan kode atau id dari user yang melakukan proses ini.

2. Users
table ini digunakan untuk menyimpan data dari penggunanya (username, password dan lain-lain).

3. Menu
Table ini saya buat untuk menyimpan data dari menu atau fitur apa saja yang ada di dalam aplikasi ini nantinya.

4. Otoritas

Jika dilihat dari sketsa pada gambar diatas, pada table ini akan menyimpan kode_menu dan juga kode_user. Di dalam table ini nantinya akan meyimpan si user ini memiliki hak akses akan menu apa saja.

Dalam table yang memiliki relasi, ketika dua buah table berelasi dengan tipe (M to M) atau Many to Many maka akan menciptakan table baru.
sesuai dengan note diatas, karena talbe Users dan table Menu memiliki relasi dengan type (M to M) maka muncullah table baru yang disini saya beri nama Otoritas. 

Kenapa saya sebut M to M ?
karena 1 data users bisa memiliki banyak data menu.

dan juga 1 data menu bisa dimiliki banyak users.

Untuk lebih jelasnya nanti akan saya contohkan ketika dalam project. 


5. Kategori
Table ini hanya digunakan untuk menyimpan beberapa data untuk membantu mengelompokkan jenis barang.

6. Barang
Sesuai namanya, Table ini akan digunakan untuk menyimpan data dari barang - barang yang akan dijual oleh pengguna.

7. Satuan
Table ini saya buat untuk menyimpan jenis-jenis satuan dari barang. Misalnya (piece, liter, Kg, butir, dll).

8. Jenis_promo

Karena promo ada beberapa jenis dan ketentuan, maka dari itu saya buat table sendiri untuk menyimpan jenis dan ketentuannya. Oleh sebab itu saya buat field rumus di dalam table ini. fungsi field ini adalah untuk membuat rumus perhitungan tersendiri untuk jenis promo tertentu, misalnya 
(Diskon 10% + 90%) atau contoh lainnya (Beli 3 gratis 1 produk yang sama) dan lainnya.

9. Promo

Table ini saya buat untuk menyimpan promo yang sedang terjadi. Misalnya barang ini sedang ada promo dari tanggal sekian hingga sekian. Nah data tersebut saya simpan di table ini.

10. Transaksi
Ketika ada pembeli melakukan pembelian, dan akan ada data yang berkurang karena sudah di beli, maka hal ini perlu di catat supaya bisa tau, kemana dan kapan suatu barang terjual.

11. Detail_transaksi
Karena ketika suatu transaksi terjadi, pembeli bisa saja membeli suatu barang lebih dari satu jenis. Supaya data tetap tercatat secara detail, maka dari itu saya membuat table ini untuk menyimpan detail dari suatu transaksi.
Misalnya :
pembeli membeli beberapa produk, yang salah satunya ternyata ada promonya, maka harganya akan berubah, data tentang harga yang berubah ini perlu di simpan supaya bisa tau kenapa barang yang dijual sekian, tetapi uang yang masuk tidak sesuai.

Ok, itulah penjelasnnya kenapa saya membuat begitu banyak table.
Terimakasih banyak.
Ikuti terus catatan ini, hingga project ini selesai ya..

Silahkan tinggalkan komentarnya...

Thursday, November 22

November 22, 2018

INTRO PROJECT POS (Point Of Sales)


Karena saya lebih suka belajar dengan cara praktik secara langsung (Mungkin ini bukan metode yang baik). Maka saya juga ingin membuat catatan yang serupa. Iya, saya akan membuat catatan yang saling berkesinambungan tentang bagaimana saya belajar menggunakan Codeigniter secara praktik. Dalam kasus kali ini saya ingin mencoba dengan membuat aplikasi sederhana yaitu Point Of Sales atau kalau bahasa kerennya itu aplikasi kasir (LoL). Karena ini berupa project, mungkin project ini akan memakan waktu cukup lama. Tapi, namanya juga catatan, semakin rapi dan semakin lengkap maka akan semakin baik (Menurut saya).


Yang saya inginkan dari aplikasi ini untuk sementara ini masih standart saja, yaitu :

  1. Multi User (admin dan kasir)
  2. Admin bisa menambah data dan merubah data (Termasuk menambahkan data kasir)
  3. Admin bisa mengatur otoritas untuk kasir
  4. Kasir hanya bisa mengakses apa yang di otoritaskan untuk dia
  5. Setiap transaksi harud ada catatannya, siapa yang melakukannya (baik itu kasir, maupun admin itu sendiri).
  6. Bisa mengaplikasikan Promo.
  7. Bisa Membuat laporan (Excel dan Pdf).
  8. Akan menggunakan template AdminLTE (Free)

sedangkan tahapan tahapan pembuatanya, yang baru terfikir adalah mendesign databasenya.

Ok, doakan supaya catatan ini berjalan dan selesai tanpa memakan waktu yang terlalu lama.

Terimakasih banyak, silahkan tinggalkan komentarnya (jika ada saran lain, juga boleh di tinggalkan di komentar).



Monday, November 19

November 19, 2018

CRUD menggunakan API (CI) : Action


Akhirnya sampai tahap CRUD yang sesungguhnya juga, setelah kemarin saya hanya membuat catatan untuk persiapannya terlebih dahulu dari catatan yang ini.

nah, kali ini catatan ini benar-benar proses bagaimana saya melakukan CRUD ke dalam database dengan menggunakan CI yang sudah di persiapkan untuk dijadikan REST API.

Ok, cekibrot aja..
karena catatan kali ini akan sedikit lebih panjang.

Buka kembali project dari catatan sebelumnya.
1. Ubah mehtod GET
Click gambar untuk memperbesar gambar
ubah isi dalam method get menjadi seperti gambar.
untuk keterangan silahkan di baca pada gambar ya.

Pada method get ini, saya buat kondisi, supaya method ini bisa menampilkan 2 jenis data. Yaitu data detail (hanya menampilkan satu data) dan semua data (tampilkan semua data dari database)
2. Test tampilkan data detail.
Click gambar untuk memperbesar gambar
pada gambar diatas saya memberikan parameter id, sebagai patokan untuk ditampilkan

3. Test tampilkan semua data

Click gambar untuk memperbesar gambar
pada gambar diatas, saya menghapus parameter dari proses sebelumnya untuk menampilkan semua datanya. namun karena datanya hanya ada satu (di insert ketika proses persiapan sebelumnya) jadi datanya yang nampil sama seperti pada tahap sebelumnya, nanti setelah kita insert data lagi, maka akan tampil semua datanya.

4. Ubah method POST
Click gambar untuk memperbesar gambar
ubah isi dalam method get menjadi seperti gambar.
untuk keterangan silahkan di baca pada gambar ya.

5. Test insert data ke database.
Click gambar untuk memperbesar gambar
pada gambar diatas, saya mencoba memasukkan data baru. dan setelah saya coba send datanya, muncul tanda sukses di sebelah kanannya (bisa saja di bagian bawah).

6. Cek data yang baru di masukkan
Click gambar untuk memperbesar gambar
Setelah sebelumnya mencoba menambah data dan katanya berhasil. maka saya coba untuk menggunakan mehtod get untuk melihat datanya, apakah benar sudah masuk. Dan ternyata datanya jadi nambah setelah di test.

7. Ubah method PUT
Click gambar untuk memperbesar gambar
pada dasarnya prosesnya masih sama seperti kedua method sebelumnya, hanya saja yang membedakan adalah perintah pada eksekusinya saja. Saya tidak akan mengulang catatan saya, yang sudah saya catat di dalam kodingan.

8. Test method PUT
Click gambar untuk memperbesar gambar
untuk method put, id harus di autur sesuai dengan id yang ada datanya di dalam database. pada gambar diatas saya menggunakan id 2, supaya data yang id nya 2 lah yang di update.

9. Cek data setelah di update.
Click gambar untuk memperbesar gambar
Yeah, datanya berubah.

10. Ubah method Delete.
Method yang satu ini sedikit berbeda dari yang lainnnya. silahkan lihat bagaimana perbedaannya.
Click gambar untuk memperbesar gambar
perbedaannya saya tidak perlu menampung data yang dikirimkan, karena data yang dikirim hanya id yang merupakan identitas dari data yang ingin di hapus.

11. Test method Delete.
Click gambar untuk memperbesar gambar

Yeah, setelah di test, ternyata berhasil.

12. Cek data lagi.
Click gambar untuk memperbesar gambar
yup, ternyata datanya sudah tidak ada lagi di database, di buktikan dengan hanya satu data yang di tampilkan.


saya tidak menjelaskan tentang cara mengirimkan data ketika menggunakan postman, karena saya sudah mencatatnya di catatan sebelumnya.
Sedangkan tentang script php untuk melakukan CRUD ke databasenya sudah saya jelaskan di dalam gambarnya.

Terimakasih banyak.
Mohon maaf jika catatan saya kurang dapat di mengerti.
silahkan tinggalkan komentarnya ya..

Sunday, November 18

November 18, 2018

CRUD menggunakan API (CI) : Persiapan


Sebelumnya saya sudah membuat catatan tentang mempersiapkan CI supaya bisa menjadi REST API dan juga sudah mebahas tentang Method-Method nya, dan juga tentang cara mengirim data berdasarkan Method-method tersebut. Kali ini saya ingin membuat catatan tentang melakukan CRUD ke database MYSQL dengan menggunakan REST API. Tapi sebelum itu, saya perlu membuat database terlebih dahulu, dan juga melakukan Config CI nya supaya bisa terkoneksi ke database.



Langsung aja yok lihat bagaimana cara saya mempersiapkan nya.

1. Persiapkan database
Click gambar untuk memperbesar gambar
Disini saya membuat table dengan nama "coba"
Lalu saya lanjutkan dengan membuat table "orang"
Yang didalamnya ada 3 buah field (id, nama, status).

2. INSERT DATA
proses ini sebenarnya untuk persiapan di tahapan selanjutnya, tapi saya lakukan sekarang supaya sekali jalan.
Click gambar untuk memperbesar gambar
saya lakukan insert data ke dalam table yang baru saya buat. oh iya, itu isinya bukan kode-kode kok.

Click gambar untuk memperbesar gambar
nah itu hasilnya setelah data sudah di insert.

3. Load Libaray database ke CI
Click gambar untuk memperbesar gambar

buka project CI dari project yang sebelumnya. lalu buka file autoload.php yang ada di dalam folder "application/config/".
lalu cari $autoload['libraries'] dan isikan seperti gambar diatas.

4. Config database ke CI
Click gambar untuk memperbesar gambar
masih di folder yang sama yaitu "application/config/", saya buka file database.php.
lalu pada bagian bawah saya isikan seperti pada di gambar.

Jika pengguna xampp biasanya nama host masih tetap localhost. usernamenya diisikan root, dan passwordnya di kosongkan. lalu database diisi dengan nama database yang sudah di buat pada tahap 1.
Tapi disitu saya isi seperti itu karena user untuk mysql saya sudah saya tambah dan saya rubah.

 untuk persiapannya sudah selesai, sisanya akan saya lanjutkan dengan ngoding untuk bagaimana melakukan CRUD ke database MYSQL dengan API.

Terimakasih banyak..
Silahkan tinggalkan kritikan dan saran-sarannya di kolom komentar dibawah.

Tuesday, November 13

November 13, 2018

Delete data from database (MySQL) PHP NATIVE

Catatan ini adalah catatan lanjutan dari catatan sebelumnya, diharapkan membaca catatan sebelumnya terlebih dahulu di sini.

Ok, dari semua proses (Create, Read, Update, Delete merupakan proses yang paling mudah). kenapa saya katakan begitu ?
Langsung coba saja, dan rasakan perbedaannya dengan proses yang sebelumnya.


1. Buat file HapusCategory.php
Click gambar untuk memperbesar gambar
2. seperti biasa, saya import terlebih dahulu file Database.php nya ke dalam file HapusCategory.php ini.
Click gambar untuk memperbesar gambar
3. karena pada proses Edit, saya sudah menyisipkan id ke dalam link hapus, maka saya akan manfaatkan id tersebut sebagai patokan.
Click gambar untuk memperbesar gambar
4. tahap selanjutnya saya membuat query untuk hapus data dari database. Lalu saya tambahkan kondisi, dimana jika proses hapus sudah berjalan, maka akan kembali ke halaman BacaCategory.php

Click gambar untuk memperbesar gambar
5. SELESAI
Iya hanya sesingkat itulah tahapan untuk menghapus data dari database.

6.
Loh, katanya udah selesai ???
Daripada di bilang No Pic hoax, mending saya kasih pic nya nih, BUKTI...
Click gambar untuk memperbesar gambar
itu adalah gambar sebelum saya klik link Hapus.
Click gambar untuk memperbesar gambar
dan itu adalah penampakan setelah saya klik link hapusnya.


Ok, serial CRUD PHP NATIVE sampai selesai sampai disini.
Terimakasih banyak karena sudah tanpa sengaja membaca catatan saya ini.

Silahkan tinggalkan komentar di kolom bawah ya...

TERIMA KASIH BANYAK....

Monday, November 12

November 12, 2018

Edit data from database (MySQL) PHP NATIVE


Melanjutkan catatan yang sebelumnya (Read data from database (MySQL)), maka catatan kali ini adalah tentang Update data. Untuk proses update ini menurut saya adalah proses yang sedikit lebih rumit dari pada proses CRUD lainnya (Create, Read, Delete).

Saya menganggap proses kali ini agak rumit karena ada beberapa proses yang perlu di lakukan sekaligus. Yaitu proses Read juga perlu di terapkan di dalam proses ini.


daripada kebanyakan baca yang tidak di inginkan, mending langsung cekibrot.
sebelum memulai file proses edit, saya ada sedikit merubah file dari project yg sebelumnya.

Click gambar untuk memperbesar gambar
seperti yang terlihat dari gambar diatas, saya merubah file BacaCategory.php seperti yang saya tandai dengan kotak. dengan dirubahnya a href maka link akan menjadi seperti berikut.
Click gambar untuk memperbesar gambar
perhatikan pada link yang muncul di bagian bawah, ada angka 4 di ujungnya. Angka 4 itu adalah id dari data IPA. Link tersebut muncul jika kita mengarahkan kursor ke arah link Edit / Hapus.

Apa tujuannya ?
Tujuannya adalah, supaya data yang diubah benar-benar data yang sudah dipilih.


Ok, lanjutkan dengan membuat file baru dengan nama EditCategory.php, dan tambahkan tag html seperti berikut.

Click gambar untuk memperbesar gambar


seperti pada project sebelumnya, mari kita import Database.php ke dalam file EditCategory.php ini.
Click gambar untuk memperbesar gambar

ok, saatnya menggunakan id yang sudah dibuat di pembukaan tadi. Disini saya membuat kondisi, dimana jika id ada di url, maka akan masuk kondisi ini.
Click gambar untuk memperbesar gambar
setelah itu, saya tambahkan kode, untuk mengambil data category_buku yang id nya adalah id yang tertulis di url (dalam contoh ini, idnya 4). Lalu tampung data dari category_buku ke dalam variable $data.
selanjutnya, saya pindahkan tag html ke dalam kondisi if tadi. supaya hanya tampil jika ada id di urlnya.
Click gambar untuk memperbesar gambar
kemudian saya tampilkan nama category yang di dapat berdasarkan id tadi, ke dalam form. (tujuannya, supaya kita tau apa sih data sebelumnya yang ingin kita rubah ini).

Click gambar untuk memperbesar gambar
jika kode diatas di jalankan, maka akan menampilkan seperti berikut.
Click gambar untuk memperbesar gambar
seperti yang terlihat, data IPA tampil di dalam form. tujuannya seperti yang saya jelaskan sebelumnya, yaitu sebagai pemberitahu kita, bahwa data IPA lah yang ingin kita rubah.

setelah itu, saya lanjutkan dengan menambahkan form input baru, yang berguna sebagai penampung id.
Click gambar untuk memperbesar gambar
tujuannya adalah, supaya nanti ketika button di klik, maka form ini akan mengirimkan data, nama category dan id dari category yang ingin dirubah.
oh iya, karena button belum saya beri nama, maka saya tambahkan nama, menjadi seperti berikut.
Click gambar untuk memperbesar gambar
sekaligus saya buatkan kondisi, yang mana akan masuk kondisi ini jika tombol update di klik.
lalu di dalam kondisi ini saya tambahkan query untuk update data.

Click gambar untuk memperbesar gambar
pada gambar diatas, saya memberi penunjuk. maksud dari penunjuk tersebut adalah sebagai penanda, bahwa data yang di masukkan di query berasal dari apa yang ada di dalam form input tersebut. seperti type_category yang ada di dalam query akan menampung nilai yang dimasukkan pada type_query yang di dalam form.

ok, saya lanjutkan dengan merubah sedikit codenya, supaya nanti ketika aplikasi di jalankan, dan ketika data sudah terupdate, maka akan kembali ke halaman BacaCategory, maka saya rubah seperti berikut.
Click gambar untuk memperbesar gambar

Ok, time for test the code.

Click gambar untuk memperbesar gambar
saya merubah data dari yang awalnya adalah IPA menjadi IPA bukan IPS, kemudian saya tekan button Update. Dan hasilnya adalah
Click gambar untuk memperbesar gambar

Yeahhhh...
Halaman berpindah ke halaman BacaCategory.php, dan data yang tadinya IPA sekarang telah berubah menjadi IPA bukan IPS.



FYI : Tahapan dalam edit memang sedikit rumit, bahkan saya saja ketika mebuat kode tersebut, mengalami beberapa kali kegagalan. Tapi tetep inget ya, apapun yang kamu pelajari, tidak akan sama sekali tidak berguna. Jadi jangan menyerah ketika menghadapi error atau hasil yang tidak sesuai.

OK, proses edit sudah selesai, Terimakasih banyak.
Jangan lupa tinggalkan kritik dan sarannya di kolom komentar ya.

Terimakasih banyak.

Saturday, November 10

November 10, 2018

Read data from Database (MySQL) PHP NATIVE


Setelah sebelumnya saya menulis tentang (Create / Insert data ke database), maka sekarang saya menulis tentang bagaimana cara membaca data yang sudah di masukkan ke database (Tanpa harus buka phpmyadmin).

Ok, beginilah caranya saya membaca data dari database.
1. Buat file BacaCategory.php
Click gambar untuk memperbesar gambar

2. buat tag html berbentuk table. (supaya data yang ditampilkan nampak rapi)
Click gambar untuk memperbesar gambar

3. beginilah tampilannya sampai tahap ini.
Click gambar untuk memperbesar gambar

4. sekarang saya akan mengimport / memanggil file Database.php ke dalam file ini, supaya file ini bisa berkomunikasi ke database.
Click gambar untuk memperbesar gambar

5. Ok, selanjutnya saya coba membuat query untuk membaca dari database.
Click gambar untuk memperbesar gambar

6. sekarang saya coba jalankan.
Click gambar untuk memperbesar gambar
ohyeahhhhh...
Datanya muncullll...


Iya, begitulah cara untuk membaca data dari database.

7. Baiklah, karena dari halaman ini akan ada proses Edit dan Delete, maka saya menambahkan beberapa href untuk membuat link..
Click gambar untuk memperbesar gambar


8. maka hasilnya akan seperti ini.
Click gambar untuk memperbesar gambar
saya menambahkan link Tambah, yang mana ketika link di klik, dia akan menuju kehalaman Tambah data Category..

Ok, sekian cara saya membaca data dari database.
Terimakasih banyak
Oh iya, jangan lupa tinggalkan kritik dan sarannya di kolom komentar dibawah ya...