Ngoding jadi pusing karena lupa.

Breaking

Thursday, November 8

November 08, 2018

Persiapan CRUD PHP Native


Jadi sebelumnya saya ingin membuat catatan tentang dasar CRUD (Create Read Update Delete).
Namun ketika saya ingin memulainya, terlalu banyak jika harus di jadikan satu catatan, maka dari itu saya memecah menjadi beberapa tahap. Dan ini adalah tahap keduanya.

Wait, yang pertama mana ?
Hal yang pertama adalah, anda sudah harus wajib bisa menginstall xampp dan berjalan dengan baik (untuk pengguna windows), dan harus sudah wajib bisa menginstall apache, mysql, php,phpmyadmin (Bagi pengguna Linux).


Maka dari itu, ini adalah tahapan kedua, saya tidak terfikir untuk membuat tulisan tentang cara menginstall Xampp ataupun apache, mysql, php. karena versi mereka cepat berubah, maka untuk hal ini disarankan belajar dari sumber lain saja. (Saya sendiri sebagai penulis masih sering buka situs untuk installasi ini).

Ok, langsung aja ke inti dari judul catatan ini.
Persiapan apa saja yang dibuthkan sebenarnya pada tahap kedua ini ?
1. Membuat Database
silahkan buka phpmyadmin

Click gambar untuk memperbesar gambar

jika diminta login, loginlah, jika tidak, maka akan langsung ke halaman seperti berikut.

Click gambar untuk memperbesar gambar

Klik pada tab Database supaya form untuk membuat database muncul.

Click gambar untuk memperbesar gambar

Masukkan nama table yang ingin dibuat, lalu click create.

NOTE : penamaan tidak boleh menggunakan character spasi.

2. Membuat Table
Setelah berhasil membuat database, maka selanjutnya, akan muncul tampilan untuk membuat table seperti berikut.

Click gambar untuk memperbesar gambar

isikan nama table yang ingin dibuat, dan lanjutkan dengan click Go.

3. Menambahkan Field ke dalam Table
jika table sudah terbuat, maka akan di tampilkan tampilan untuk menambahkan field seperti ini.

Click gambar untuk memperbesar gambar
Ok, itu adalah tahapan tahapan untuk membuat database.
Dalam kasus ini, (Membuat catatan untuk CRUD PHP Native) penulis membuat 1 buah Database dengan nama "buku".
dimana di dalamnya ada 2 buah table, yaitu :
1. table "category_buku" dengan field seperti berikut :
-> id_category, int(11), primary key, auto increament
-> nama_category, varchar(25)

2. table "daftar_buku" dengan field seperti berikut :
-> id_daftar_buku, int(11), primary key, auto increament
->  id_category, int(11)
-> judul_buku, varchar(50)
-> sampul_buku, text

Berikut adalah lanjutan proses penulis untuk membuat table daftar_buku

setelah selesai pada tahapan no 3, phpmyadmin akan menampilkan halaman daftar field yang telah dibuat. jika ingin membuat table baru, biasanya penulis langsung klik link yg penulis beri tanda kotak.

Click gambar untuk memperbesar gambar
setelah itu, maka halaman akan menampilkan seperti pada tahapan no 2. disini penulis membuat table baru dengan nama "daftar_buku".

Click gambar untuk memperbesar gambar

selanjutnya sama seperti tahap no 3, yaitu memasukkan field yang akan diberikan kepada table "daftar_buku".

Click gambar untuk memperbesar gambar

iya, itulah tahapan untuk membuat database yang akan digunakan penulis untuk membuat catatan tentang CRUD PHP Native.

dan selanjutnya adalah

4. Membuat Koneksi dari PHP ke Database yang telah dibuat.
ok, buatlah sebuah folder dengan nama "buku" di dalam htdocs jika menggunakan xampp.

Click gambar untuk memperbesar gambar

NOTE : mkdir (make dir / buat folder). subl buku (perintah untuk membuka folder buku dengan sublime text editor).

karena penulis tidak menggunakan xampp, dan letak localhost penulis adalah /var/www/html/ maka penulis membuat folder di dalam folder tersebut...

jika sudah, buka folder buku tadi dengan text editor kesayangan. (penulis menggunakan sublime).

lalu buatlah folder baru di dalam folder buku tadi, dengan nama "config". dan buatlah file Database.php di dalam folder config tadi.

Click gambar untuk memperbesar gambar


Isikan kodenya sesuai seperti gambar diatas. Kecuali untuk $user dan $pasw.
$user biasanya di isi dengan root saja, dan $pasw di kosongkan saja (jika pengguna windows) atau seusuaikan dengan settingan mysql yg sudah di install.

Ok, sekarang buatlah file index.php di dalam folder "buku".

Click gambar untuk memperbesar gambar


dan isikan seperti gambar.
File index.php ini sementara hanya digunakan untuk melakukan uji coba, apakah Database.php bisa benar-benar terhubung dengan database yang sudah dibuat.

jika di jalankan "localhost/buku" seharusnya yang nampil seperti ini.


Click gambar untuk memperbesar gambar

Ok, sekian dulu untuk persiapan membuat CRUD dengan PHP Native

Silahkan tinggalkan kritik dan saran di kolom komentar dibawah.
Terimakasih banyak.

Wednesday, November 7

November 07, 2018

MVC pada CodeIgniter

Sesuai dengan judul, saya ingin mengulas tentang apa itu MVC pada CodeIgniter.
MVC atau yang kalau di sebutkan dengan kepanjangannya adalah Model View Controller adalah nama folder yg ada di dalam framework CodeIgniter itu sendiri.


Ok, mungkin anda akan mengeluh, kenapa saya menyebutkan itu adalah nama folder. Fakta memang kalau di dalam framework CodeIgniter ada 3 buah folder tersebut. Ini buktinya.

Click gambar untuk memperbesar gambar

Nah, bener kan.
Namun MVC yang sering di sebut - sebut pada CodeIgniter itu bukanlah membahas tentang folder !
MVC yang dibahas pada CodeIgniter adalah metode penempatan kode jika ingin menggunakan CI dengan baik dan benar.

NOTE : Nulis CodeIgniter itu kepanjangan, jadi saya akan singkat jadi CI aja.

Pada CI untuk menampilkan data dari database ke suatu halaman di bagi menjadi 3 bagian. Ya udah jelas itu adalah Model View Controller, yang mana
Model berguna untuk komunikasi ke database.
View berguna untuk menampilkan data
Controller adalah mak comblang untuk Model dan View.
Cek gambar ini dulu deh.

Click gambar untuk memperbesar gambar
Sesuai kan dengan penjelasan saya yang sebelumnya.

1. Model adalah sebagai komunikator dengan database yang artinya, Controller tidak secara langsung berkomunikasi dengan database jika ingin mengambil data ataupun mengisi data ke database.
2. View digunakan untuk menampilkan data yang sudah di ambil oleh Controller melalui Model.
3. Controller adalah penghubung / mak comblang.

NOTE : untuk kasus Controller, pada CI ketika kita mengakses url, url kita arahkan pada file Controller. dimana ketika file controller di panggil, dia akan menarik data dari Model yang kemudia di letakkan data tersebut ke dalam View dan kemudia Controller meload / memuat View dan di tampilkan pada browser !

Atas alasan tersebutlah kenapa saya buat Controller yang berada di dalam Monitor dan bukan View.

Ok, sekilas tentang MVC pada CI saya cukupkan sampai disini..

Silahkan kirim kritik dan sarannya pada kolom komentar dibawah ya..

Terimakasih banyak

Tuesday, November 6

November 06, 2018

Install Framework PHP CodeIgniter

Codeigniter adalah salah satu framework yang dibangun dan digunakan untuk membangun suatu program dengan bahasa pemrograman PHP. Namun karena sudah berbentuk framework (bingkai kerja) maka sebelum di isi di dalam bingkainya, bingkainya perlu di persiapkan dahulu. Atau bahasa kerennya Install.

Sebenarnya saya kurang setuju jika dikatakan sebagai install, saya lebih suka menyebutnya dengan persiapan sebelum digunakan.

Ok, persiapan apa saja sih yang perlu dilakukan supaya Framework CI ini bisa digunakan ?

Sangat sederhana sekali caranya.
1. Download CI nya
2. Salin ke folder /htdocs (jika di windows) atau /var/www/html/ (jika di linux)
3. Ubah permission foldernya (jika Os yang digunakan adalah Linux)
4. Framework sudah siap di gunakan


NO PIC HOAX !!!
Baiklah, jika seperti itu. saya akan tunjukkan cara saya melakukan persiapan Framework ini sebelum saya gunakan pada Os Linux Mint (saya sedang menggunakan linux Mint).

1. masuk ke folder /var/www/html dengan perintah cd /var/www/html/
Click gambar untuk memperbesar gambar
2. buka halaman web codeigniter. lalu pada link downloadnya, klik kanan dan pilih copy link
Click gambar untuk memperbesar gambar
3. kembali ke terminal. dan jalankan perintah sudo wget link-download-ci-yang-sudah-dicopy
Click gambar untuk memperbesar gambar
4. selanjutnya jalankan perintah extract dengan perintah ini sudo unzip file-yang-di-download.zip
Click gambar untuk memperbesar gambar
5. setelah di unzip. sebenarnya sudah selesai. CodeIgniter framework sudah bisa digunakan, dengan cara mengakses melalui browser dengan alamat localhost/CodeIgniter-3.1.9
CodeIgniter-3.1.9 adalah hasil extract zip file.

Click gambar untuk memperbesar gambar
Sudah, hanya segitu saja untuk persiapannya. 

Silahkan manfaatkan kolom komentar dibawah ini, untuk mengirimkan Kritik dan saran.

Thx.







Monday, November 5

November 05, 2018

Setting Internet CentOs 7 pada Virtual Box


Setelah sebelumnya telah berhasil melakukan installasi CentOs 7 pada virtual box. akan muncul masalah baru. Dimana masalahnya adalah, secara default CentOs tidak akan mendapatkan akses internet walaupun komputer yang sebagai wadah virtual box memiliki koneksi internet.

Emang kenapa kok CentOs butuh internet ?
Jadi gini, yang namanya linux, kebanyakan kalau mau install software butuh internet karena cara installnya langsung download dari sumbernya.


Nah, agar CentOs yang ada di virtual box bisa mendapatkan internet dan juga bisa di akses melalui SSH maka perlu dilakukan beberapa hal. Berikut ini hal - hal tersebut..

1. Pilih Virtual machine.
2. Klik setting.
3. Ketika muncul window baru pilih pada menu Network
4. Maka tab setelah kanan akan muncul tab Network seperti gambar berikut.
Click gambar untuk memperbesar gambar
5. pada tab network, pilih sub tab adapter 1
6. attached pilih Bridge adapter
7. Name pilih awalan "wl" jika sumber internet dari komputer fisik adalah dari wifi / wlan, dan pilih awalan "en" jika sumber internet komputer fisik adalah dari kabel Lan.
8. Pindah ke sub tab adapter 2
9. centang enable adapter 2
10. attached pilih Host-Only Adapter
11. Name pilih vboxnet seperti gambar berikut.
Click gambar untuk memperbesar gambar
12. Jika sudah. jalankan Virtual machine (Centos7) dengan klik button Start.
13. Login lah sebagai root.
Click gambar untuk memperbesar gambar
14. Ketikkan perintah berikut untuk masuk ke directory network-script pada terminal virtual machine
"cd /etc/sysconfig/network-scripts/" tanpa tanda petik, lalu tekan Enter untuk exekusi perintah tersebut.
Click gambar untuk memperbesar gambar
15. lalu jalankan perintah berikut "vi ifcfg-enp0s3" tanpa tanda petik.
Click gambar untuk memperbesar gambar
16. maka akan tampil tampilan text editor vi pada terminal.
17. tekan huruf "i" supaya mode pada vi menjadi mode INSERT
Click gambar untuk memperbesar gambar
18. Ubah BOOTPROTO menjadi dhcp
19. Ubah ONBOOT menjadi yes
20. jika sudah, tekan tombol ESC.
21. dilanjutkan dengan mengetik ":wq" (titik dua w q) tanpa tanda petik, lalu Enter
Click gambar untuk memperbesar gambar
22. jalankan perintah berikut "systemctl restart network.service" tanpa tanda petik.
23. silahkan coba untuk ping ke google. seharusnya sampai tahap ini sudah bisa terhubung ke internet.
24. Cek ip pada virtual machine, supaya bisa di remote menggunakan SSH dengan cara, masukkan perintah "ip add" tanpa tanda petik pada terminal
Click gambar untuk memperbesar gambar
25. gunakan ip yang diberikan untuk melakukan remote SSH.

Selesai.

Mohon kirimkan kritik dan saran teman-teman di kolom komentar.

Thx.




Sunday, November 4

November 04, 2018

Install centos7 di virtual box


Hai. Kali ini sesuai dengan judulnya, saya sedang mencoba menginstall CentOS 7 di virtual box. Mungkin ada dari para pembaca bertanya, kenapa harus CentOS atau mungkin kenapa harus virtual box.

Sederhana saja, kenapa virtual box ?
Karena gratis dan hanya perlu 1 buah komputer yang cukup high saja.

Kenapa harus CentOs ?
Ini tidak ada alasan khusus, ini hanya alasan personal penulis (CentOs itu anti mainstream : menurut saya).

Ok, langsung aja yok install Centosnya.

Click gambar untuk memperbesar gambar
1. buka virtual boxnya.
2. klik New (icon matahari warna biru)

Click gambar untuk memperbesar gambar
3. Buat nama sesuai keinginan
4. pilih Typenya Linux.
5. pada Versionnya pilih Red-Hat (32 / 64 sesuai image.iso yg sudah di download saja). penulis menggunakan yg 64.
5. Memory size (atur sesuai keinginan). penulis menggunakan 1 Gb (1024) ram sebagai ram untuk virtual ini nantinya.
6. Ok, lanjut dengan klik Create.


Click gambar untuk memperbesar gambar
7. Atur ukuran hardisk untuk virtual ini. Penulis menggunakan 25 Gb dari hardisk fisik untuk virtual ini.
8. Lanjut lagi dengan klik tombol Create.
9. Maka akan bertambah satu list pada daftar virtual machine yg sudah di buat tadi.
Click gambar untuk memperbesar gambar
10. Selanjutnya, perhatikan gambar berikut

Click gambar untuk memperbesar gambar
11. Pilih virtual machine yg sudah di buat
12. Klik icon setting (Gear warna kuning).
13. Maka akan muncul window setting.
14. Pada menu sebelah kirinya, pilih menu Storage.
15. Maka pada sebelah kanan akan muncul opsi untuk Storage.
16. Pilih pada Controller Ide (icon CD).
17. Maka di sebelah kanannya akan muncul tab Atribut.
18. Klik pada icon CD yg ada di tab atribut.
19. pilih Chose virtual Optic Disc file. (arahkan pada file centos.iso yg sudah di download).
20. Jika sudah, klik button Ok.

Click gambar untuk memperbesar gambar
21. Klik Start.
22. Jika muncul halaman seperti ini. pilih Install Centos 7. lalu tekan Enter.
Click gambar untuk memperbesar gambar
23. Maka selanjutnya akan muncul tampilan pilih bahasa dan keyboard.
Click gambar untuk memperbesar gambar
24. Penulis tidak melakukan perubahan pada opsi ini, penulis langsung tekan button Continue.
25. Akan muncul halaman seperti berikut.
Click gambar untuk memperbesar gambar
26. Klik pada Installation Destination.
27. Akan muncul halaman baru. 
28. Pilih pada opsi I will configure partitioning.
29. Pilih Button Done yang ada di sudut kiri atas.
Click gambar untuk memperbesar gambar
30. Pada halaman baru yang muncul. Klik pada "Click here to create them automaticaly"

Click gambar untuk memperbesar gambar
31. Pada halaman baru yang muncul. Klik Done, dan jika muncul Window summary of change. Klik accept Change.
Click gambar untuk memperbesar gambar
32. Halaman akan kembali ke halaman awal. klik pada button Begin Installation.
Click gambar untuk memperbesar gambar
33. Pada halaman berikut ini,  Pilih pada Root Password untuk membuat password pada user root.
Click gambar untuk memperbesar gambar
34. Sisanya tinggal buat saja password sesuai keinginan.
Click gambar untuk memperbesar gambar
35. Jika sudah, klik Done. dan tunggu proses installasi selesai. Hingga muncul halaman berikut
Click gambar untuk memperbesar gambar
36. silahkan Klik Reboot. dan selesai sudah installasi Centos pada Virtual Box nya.
37. Setelah Reboot. maka akan muncul tampilan seperti ini.
Click gambar untuk memperbesar gambar
38. Pilih saja yang atas. dan tekan tombol enter.
39. Silahkan login dengan user "root" (tanpa tanda petik), dan password sesuai yang sudah di buat pada proses no 34.
Note : untuk yang baru menggunakan linux, mngkin akan bingung karena password yang di ketik tidak akan muncul apa - apa (hanya kosong). Tetapi ini tidak masalah, hanya ketikkan saja passwordnya, dan tekan enter jika sudah.
Click gambar untuk memperbesar gambar
40. Gambar di atas adalah ketika saya melakukan login dengan user root.

Selesai.

Mohon tuliskan Kritikan atau Saran di kolom komentar di bawah.

Thx.